Karang Anyar(04/10)- Berzanji mungkin tak asing lagi bagi masyarakat Bengkulu, khusunya daerah Bengkulu selatan dan Smidang Alas Maras (SAM). Merupakan suatu acara adat atau budaya yang menyimbolkan rasa syukur kepada Allah SWT perihal diberikan keturunan yang nantinya bisa menghantarkan orang tua ke surga.
![]() |
| Photo : Prosesi adat turun tanah ala seluma. |
Banyak rangkaian acara yang dilaksanakan diantaranya membaca surat al-qur'an,pemotongan rambut kepada sang anak,dan mendo'akan anak semoga menjadi anak yang soleh/soleha.
![]() |
| Photo : perlengkapan yang dibutuhkan. |
Dengan menyediakan kelapa hijau muda yg di ramu dengan daun beringin, pandan, dan lain-lain. Juga membuat arakan yang berupa miniatur bendera ataupun janur yg dibuat dari kertas warna diselipkan uang 2000'an, yang akan di bagikan ke anak2 lain dan berebut untuk mendapatkanya. Terkadang banyak yang menangis karna tidak memperoleh arakan itu adalah wajib bagi sang pengada hajat ini untuk menyediakan lilin yang menyimbolkan semoga anak tersebut selalu dalam lindungan dan penerangan dari sang maha pencipta.
Urutan sebelum melakukan arakan di atas panggun dan dipotong rambutnya yang menyimbolkan menghilangkan segala keburukan. Pertama orang yang membawa lilin, kedua anak yang berzanji, pembawa uang sadakah, wewangian dari pandan yang di haluskan lalu dibungkus koran berbentuk kerucut kecil, dan terakhir arakan yang berbentuk kapal beserta pernak-pernik.(ang)


No comments:
Post a Comment
Silahkan berkomentar secara Bijak dan sesuai dengan topik pembahasan...